kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

La Nyalla bantah ada masalah alkes Unair


Selasa, 21 Juni 2016 / 15:09 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) La Nyalla Mattalitti menjadi bidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah ini memeriksa La Nyalla terkait perkara dugaan korupsi dalam pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

La Nyalla membantah ada permasalahan dalam proyek pengadaan alat kesehatan tersebut. "Tidak ada apa-apa, tidak ada masalah," kata La Nyalla seusai diperiksa di Gedung Bundar Pidana Khusus, Kejaksaan Agung, Selasa (21/6).

Asal tahu saja, untuk pemeriksaan La Nyalla sengaja dilakukan di Gedung Bundar karena La Nyalla merupakan tahanan Kejagung terkait perkara dugaan korupsi dana hibah tahun 2012, ketika dirinya menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur.

Ini merupakan pemeriksaan kedua yang dilakukan oleh KPK. Sebelumnya, La Nyalla pernah diperiksa pada Maret 2015. Saat itu KPK meminta keterangan La Nyalla terkait penyelidikan proyek pembangunan Rumah Sakit Universitas Airlangga.

Sekadar mengingatkan, untuk kasus pembangunan RS Unair, KPK menetapkan mantan rektor Unair Fasichul Lisan sebagai tersangka. Dalam kasus ini, Fasichul Lisan selaku rektor sekaligus kuasa pengguna anggaran diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai Rp 85 miliar, dari total nilai proyek sebesar Rp 300 miliar.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×