kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.960   33,00   0,18%
  • IDX 5.864   -79,24   -1,33%
  • KOMPAS100 761   -9,05   -1,18%
  • LQ45 590   -4,50   -0,76%
  • ISSI 201   -3,89   -1,90%
  • IDX30 329   -2,36   -0,71%
  • IDXHIDIV20 423   -1,46   -0,34%
  • IDX80 87   -0,86   -0,97%
  • IDXV30 116   -0,59   -0,51%
  • IDXQ30 108   -0,38   -0,35%

Kristomei Resmi dilantik Jadi Kepala BNBP, Gantikan Suharyanto


Kamis, 15 Oktober 2026 / 15:23 WIB
Kristomei Resmi dilantik Jadi Kepala BNBP, Gantikan Suharyanto
ILUSTRASI. Logo Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Pangdam XXI/Radin Inten Mayor Jenderal Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNBP di Istana Negara, Kamis (15/10/2026). 

Kristomei dilantik sebagai Kepala BNBP mengantikan Letjen TNI Dr. Suharyanto. 

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden yang dibacakan sebelum proses pelantikan dilakukan. 

Baca Juga: Wamenkeu Juda Agung Tekankan 3 Pilar untuk Jaga Keberlanjutan Dana Haji

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengambil sumpah jabatan Kristomei sebagai Kepala BNBP. 

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan. 

Acara pelantikan pun diakhiri dengan penandatanganan berita acara. Kemudian, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut memberikan ucapan yang selanjutnya diikuti para tamu undangan lainnya.  

Diketahui penggantian Kepala BNPB ini dilakukan menyusul adanya kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret adik kandung dari Suharyanto. 

Dalam kasus tersebut KPK resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan dana siap pakai kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Kelima tersangka tersebut meliputi Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus PPK Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta Bima Setyawan yang merupakan adik dari Kepala BNPB Letjen Suharyanto. Adapun dua tersangka lainnya yang mewakili unsur swasta adalah Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika G. 

Baca Juga: AHY Minta Kebutuhan Air Data Center Tak Ganggu Pasokan Air Bersih Warga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×