kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.962   35,00   0,20%
  • IDX 5.840   -102,99   -1,73%
  • KOMPAS100 757   -13,20   -1,71%
  • LQ45 588   -6,94   -1,17%
  • ISSI 200   -4,87   -2,37%
  • IDX30 328   -3,34   -1,01%
  • IDXHIDIV20 422   -2,51   -0,59%
  • IDX80 87   -1,39   -1,57%
  • IDXV30 115   -0,91   -0,78%
  • IDXQ30 108   -0,75   -0,69%

AHY Minta Kebutuhan Air Data Center Tak Ganggu Pasokan Air Bersih Warga


Kamis, 15 Oktober 2026 / 13:43 WIB
AHY Minta Kebutuhan Air Data Center Tak Ganggu Pasokan Air Bersih Warga
ILUSTRASI. NULL (KONTAN/Siti Masitoh)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengingatkan agar kebutuhan air untuk pengembangan pusat data atau data center tidak mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat.

AHY menilai, pengembangan industri data center perlu diimbangi dengan pengelolaan sumber daya air yang adil agar kebutuhan industri tidak berbenturan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga: AHY Ungkap Baru 0,67% Pelaku Usaha Ajukan Izin Penggunaan Air Tanah

“Dan jangan sampai, karena kita sedang mengembangkan misalnya data center sekarang, akhirnya justru masyarakat yang harus menghadapi suplai air bersih, harus berkompetisi dengan data center itu. Ini tidak adil, harus kita carikan solusinya,” ujar AHY dalam rapat koordinasi swasembada air di kantornya, Kamis (15/10/2026).

Menurut AHY, pemerintah perlu mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan air berbagai sektor tanpa mengorbankan akses masyarakat terhadap air bersih. 

Hal ini menjadi tantangan di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan air nasional.

Ia menekankan pentingnya efisiensi penggunaan air serta pengawasan terhadap pemanfaatan sumber daya air. 

Pemerintah juga perlu menyiapkan alternatif sumber air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan, baik dari masyarakat maupun kegiatan industri.

AHY menyebut sejumlah alternatif yang dapat dikembangkan, antara lain desalinasi air laut dan pengolahan air payau. 

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas sumber pasokan air sehingga kebutuhan berbagai sektor dapat dipenuhi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 459,3 Miliar Pada Agustus 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×