kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

KPP Kelapa Gading targetkan penerimaan pajak Rp 4,4 triliun


Selasa, 27 Februari 2018 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Penghargaan bagi artis saat Tax Gathering KPP Kelapa Gading


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Wilayah kelapa gading menargetkan penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 4,4 triliun. Target penerimaan tersebut tumbuh 26% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 3,4 triliun.

Kepala Kantor KPP Pratama Kelapa Gading Bagio Ardananto mengatakan, target tersebut merupakan amanat dari Kantor wilayah (kanwil) Jakarta Utara (Jakut) Direktorat Jenderal pajak (DJP). Pertumbuhan ini akan di kontribusi dari 80 ribu lebih wajib pajak yang bermukim di Kelapa Gading, Jakut.

Untuk itu, KPP Kelapa gading memiliki resolusi untuk memuluskan targetnya seperti, mengedepankan sisi layanan baik dari sisi infrastruktur termasuk dengan edukasi dan SMS blast. Dengan cara seperti itu, akan meningkatkan kontribusi pada pembayaran pajak.

“Dari sisi pengawasan, tentu oleh teman-teman account representative. Apalagi bulan April ini akan terbuka informasi untuk yang di dalam negeri, September yang internasional, itu juga tentu pengawasan akan lebih baik dan meningkat,” katanya selepas Acara tax gathering, Selasa (27/2).

Selain itu, penegakan hukum, juga berjalan. seperti penagihan misalnya, jika wajib pajak (WP) menunggak pajak akan dilakukan pemblokiran rekening dan WP tersebut dicegah untuk keluar negeri. “pastinya kami lakukan tahapan-tahapan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebagai gambaran, penerimaan KPP kelapa gading pada tahun 2017 dikontribusi oleh WP badan yang menyumbang Rp 3,1 triliun, atau mencapai 88% dari perolehan penerimaan tahun lalu. Sementara WP orang pribadi (WPOP) menyumbang Rp 361 miliar atau 10,25%.

Kemudian ada WP bendahara yang meliputi SMEA, SMAdan lainnya, itu memberikan kontribusi sebesar Rp 600 juta. “Memang tidak terlalu besar dan tentu satu lagi ada WP pindah domisili tapi masih ada pembayaran 2017,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×