CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

KPK periksa manajer Garuda usut kasus Emirsyah


Kamis, 09 Februari 2017 / 11:42 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan kasus dugaan suap terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat pada PT Garuda Indonesia. Hari ini, komisi anti rasuah ini menjadwalkan pemeriksaan Azwar Anas, Senior Manager Engine Management PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar)," kata Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, Kamis (9/2).

Panggilan ini merupakan penjadwalan yang kedua. Sebelumnya, Azwar juga pernah dipanggil KPK, yakni pada Kamis (2/2).

Kemarin, salah satu saksi kunci juga telah memenuhi panggilan sebagai saksi oleh KPK, yakni Sallyawati Rahardja. Ia merupakan bawahan dari Soetikno Soedirjo, Beneficial Owner Connaught International Pte. Ltd.

Namun meskipun dicecar pertanyaan oleh wartawan, Sallyawati sama sekali tak menjawab. Ia memilih menutupi wajahnya demi menghindari jepretan para pewarta foto.

Emirsyah diduga menerima € 1,2 juta dan US$ 180.000 dari pabrik mesin pesawat Rolls-Royce melalui Soetikno. Namun Emirsyah membantah terlibat suap. "Sepengetahuan saya selama menjadi direktur utama PT Garuda Indonesia, saya tidak pernah melakukan perbuatan yang koruptif ataupun menerima sesuatu yang berkaitan dengan jabatan saya," tuturnya beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×