kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -10,57   -0,17%
  • KOMPAS100 791   -1,94   -0,24%
  • LQ45 606   -1,99   -0,33%
  • ISSI 212   0,14   0,07%
  • IDX30 336   -1,44   -0,43%
  • IDXHIDIV20 427   0,76   0,18%
  • IDX80 90   -0,21   -0,23%
  • IDXV30 116   0,42   0,36%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

KPK minta Pemda beberkan data IUP yang dicabut


Kamis, 23 Oktober 2014 / 21:38 WIB
ILUSTRASI. Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini (12/5), Perpanjang SIM Bisa Online


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

SAMARINDA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) membeberkan data Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang telah ditutup. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja.

Adnan beralasan, dibeberkannya data IUP yang cabut izinnya tersebut berdampak terhadap pengawasan yang semakin baik. “Dibeber saja. Perusahaan apa saja yang sudah ditutup. Kemudian alasan penutupannya apa,” sebut Adnan.

Pasalnya, pengawasan yang selama ini dilakukan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) di daerah sangat terbatas.

“Biasanya ditutup karena ada laporan masyarakat atau tidak CnC (Clear and Clean). Tapi kondisi di lapangan siapa yang memantau, setelah ditutup. Kan tidak ada. Di sini peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi,” jelas Adnan.

Adnan pun membenarkan pernyataan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, terkait adanya potensi tindak pidana di IUP yang telah dicabut izinnya.

“Bisa saja ada kejahatan lingkungan yang dilakukan tapi tidak terpantau. Sehingga, sanksi yang didapat perusahaan hanya pencabutan izin. Padahal ada unsur pidananya,” katanya lagi.

Masyarakat juga diminta turut aktif mengontrol sektor pertambangan Kaltim. “Segera masyarakat atau kelompok pemerhati tambang ajukan surat permohonan ke daerah, agar diberi data perusahaan yang ditutup,” sarannya. ( Rafan A Dwinanto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×