kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.866   19,00   0,11%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

KPK akui kinerja menurun selama semester I


Rabu, 16 September 2015 / 13:27 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Plt Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengakui, kinerja lembaga antirasuah ini menurun selama periode Januari-Juni lalu. Dia beralasan, banyak masalah yang menyerang internal KPK sehingga penindakan tidak optimal. 

"Kami sedang hiruk pikuk dan banyak praperadilan," katanya setelah acara pelantikan Direktur Penyidikan di Auditorium KPK, Rabu (16/9).

Johan menegaskan, KPK akan kembali agresif selama semester kedua ini, baik mulai dari penyelidikan hingga penuntutan. 

Berdasarkan catatan ICW, sepanjang semester I-2015, KPK menyidik sepuluh kasus korupsi dengan nilai kerugian sekitar Rp 106,4 miliar. Angka tersebut jauh lebih kecil bila dibandingkan periode yang sama di tahun-tahun sejak 2010, ketika KPK rata-rata menyidik sekitar 15 kasus dengan nilai kerugian sekitar Rp 1,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×