kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.848   39,00   0,23%
  • IDX 8.123   -112,62   -1,37%
  • KOMPAS100 1.142   -14,73   -1,27%
  • LQ45 823   -11,41   -1,37%
  • ISSI 290   -3,03   -1,04%
  • IDX30 434   -5,84   -1,33%
  • IDXHIDIV20 522   -5,54   -1,05%
  • IDX80 128   -1,28   -0,99%
  • IDXV30 143   -0,50   -0,35%
  • IDXQ30 139   -2,26   -1,60%

KPK akui kinerja menurun selama semester I


Rabu, 16 September 2015 / 13:27 WIB
KPK akui kinerja menurun selama semester I


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Plt Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengakui, kinerja lembaga antirasuah ini menurun selama periode Januari-Juni lalu. Dia beralasan, banyak masalah yang menyerang internal KPK sehingga penindakan tidak optimal. 

"Kami sedang hiruk pikuk dan banyak praperadilan," katanya setelah acara pelantikan Direktur Penyidikan di Auditorium KPK, Rabu (16/9).

Johan menegaskan, KPK akan kembali agresif selama semester kedua ini, baik mulai dari penyelidikan hingga penuntutan. 

Berdasarkan catatan ICW, sepanjang semester I-2015, KPK menyidik sepuluh kasus korupsi dengan nilai kerugian sekitar Rp 106,4 miliar. Angka tersebut jauh lebih kecil bila dibandingkan periode yang sama di tahun-tahun sejak 2010, ketika KPK rata-rata menyidik sekitar 15 kasus dengan nilai kerugian sekitar Rp 1,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×