kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kondisi ekonomi diproyeksikan membaik kuartal ini


Rabu, 05 Februari 2014 / 10:18 WIB
Kondisi ekonomi diproyeksikan membaik kuartal ini
ILUSTRASI. Petugas medis menyuntikan vaksinasi COVID-19 kepada warga di salah satu pusat belanja, Jakarta, Minggu (4/9/2022).


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali membaik pada kuartal I-2014, setelah terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal akhir tahun lalu. Indikasi ini tercermin pada Saldo Bersih Tertimbang (SBT) komponen kegiatan usaha yang lebih tinggi yakni sebesar 18,04%, didukung perkiraan meningkatnya penggunaan tenaga kerja.

"Indikasi perbaikan ekonomi terlihat dari sebagian besar responden, yang yakin situasi bisnis tetap baik pada enam bulan mendatang," kata Peter Jacob, Direktur Departemen Komunikasi BI, Selasa (4/2).

Sementara itu, tekanan harga jual pada kuartal I-2014 diperkirakan meningkat karena didorong kenaikan harga bahan baku dan biaya operasional, terpicu pelemahan nilai tukar.   

Informasi saja, hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mencatat pelemahan ekonomi pada kuartal IV-2013 disebabkan oleh beberapa sektor ekonomi, seperti sektor pertambangan dan penggalian, yang berdasarkan SBT tumbuh negatif 2,70% dibanding kuartal sebelumnya. Sejalan dengan perlambatan kegiatan ekonomi, rata-rata kapasitas produksi terpakai juga tercatat menurun dari 73,18% di triwulan sebelumnya menjadi 73,10%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×