kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Komnas HAM dalami aksi ruwatan di rumah Amien Rais


Minggu, 09 November 2014 / 14:52 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukkan emas di gerai Galeri 24 Pegadaian, Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

YOGYAKARTA. Tim Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi kediaman Amien Rais di Yogyakarta, Minggu (9/11/2014). Kedatangan Komnas HAM itu terkait aksi penembakan ke rumah mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Perwakilan (MPR) tersebut pada Kamis (6/11/2014) dini hari.

Selain fokus pada aksi penembakan, Komnas HAM juga mendalami acara ruwatan yang digelar Paguyuban Masyarakat Tradisi (Pametri) Yogyakarta di depan rumah Amien Rais, beberapa waktu lalu. 

Komisioner Sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI Manager Nasution menilai ada pesan simbolikdalam tradisi ruwatan tersebut. "Ada pesan simbolik teror, coba ada motong ayam di depan pekarangan," kata komisioner Sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI Manager Nasution, Minggu (09/11/2014).

Terkait hal tersebut, Komnas HAM akan mendatangi Polda DIY. "Kami akan menanyakan sejauh mana perkembangan laporan aksi ruwatan," lanjut Manager.

Sementara itu, koordinator Pametri, Agus Sunandar secara tegas membantah bahwa dalam ruwatan tersebut ada aksi potong ayam.

"Tidak ada potong ayam. Lihat saja di TV. Yang ada saat itu potong bulu ayam. Sama halnya potong rambut bayi, harapannya supaya bisa menjadi anak baik. Itu kan bukan teror," tandas Agus. (Wijaya Kusuma)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×