kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Kemnaker selidiki keselamatan kerja pabrik mercon


Jumat, 27 Oktober 2017 / 17:09 WIB


Reporter: Cecylia Rura | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendalami kemungkinan adanya pelanggaran aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada kasus Kebakaran Pabrik Kembang Api, PT Panca Buana Cahaya Sukses di Kosambi, Tangerang yang terjadi Kamis (26/10).

Kemnaker telah menerjunkan tim pengawas ketenagakerjaan ke lokasi kejadian, dan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mendalami kasus tersebut. 

Fokus penyelidikan ini mendalami kemungkinan pelanggaran pada aspek ketenagakerjaan, terutama kepatuhan perusahaan dalam menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3). Aspek yang diselidiki berkaitan dengan sarana dan prasarana seperti penyediaan alat pelindung pekerja, dan pintu evakuasi.

“Apakah perusahaan tersebut sudah menerapkan norma keselamatan kerja dengan baik dan benar," kata Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kemnaker Sugeng Priyanto di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (27/10) melalui keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id.

Selain itu, tim Kemnaker juga akan mendalami hal-hal yang berkaitan dengan pemenuhan hak-hak pekerja. Seperti jaminan sosial, dan upah. 
“Kami akan melihat satu persatu tenaga kerja yang bekerja di perusahaan tersebut. Terutama yang menjadi korban untuk memperoleh hak-haknya,” lanjut Sugeng menguraikan.

Dalam kesempatan ini Sugeng juga mengucapkan bela sungkawa yang mendalam bagi korban dan keluarganya. Hal ini menurutnya harus dijadikan pelajaran bagi semua pihak. Baik pemerintah, perusahaan, pekerja, dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan awareness terhadap pentingnya K3.

“Kami, sekali lagi ingin menyampaikan ungkapan bela sungkwa dan duka cita yang sedalam-dalamnya atas terjadinya kecelakaan kerja ini yang menimbulkan korban baik luka-luka maupun meninggal dunia,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×