kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.820   -8,00   -0,05%
  • IDX 8.096   64,32   0,80%
  • KOMPAS100 1.140   7,93   0,70%
  • LQ45 825   4,35   0,53%
  • ISSI 287   3,10   1,09%
  • IDX30 429   2,64   0,62%
  • IDXHIDIV20 516   2,91   0,57%
  • IDX80 127   0,85   0,67%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   0,77   0,56%

Kemlu Pastikan WNI Aman Pasca Serangan AS ke Venezuela


Minggu, 04 Januari 2026 / 14:11 WIB
Kemlu Pastikan WNI Aman Pasca Serangan AS ke Venezuela
ILUSTRASI. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) dalam keadaan aman setelah Amerika Serikat melakukan serangkaian serangan ke Ibu Kota Caracas, Venezuela. (via REUTERS/VIDEO OBTAINED BY REUTERS)


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) dalam keadaan aman setelah Amerika Serikat melakukan serangkaian serangan ke Ibu Kota Caracas, Venezuela.

“Saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman,” kata Juru Bicara Kemlu Vahd Nabyl Mulachela saat dihubungi Kompas.com, Minggu (4/1/2026).

Vahd mengatakan, pemerintah melalui KBRI Caracas mengimbau para WNI untuk tetap tenang dan wasapda. WNi juga diimbau terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas.

Baca Juga: Mensesneg Sebut Prabowo Minta Kasus Kematian Diplomat Kemenlu Diselidiki dengan Baik

Dia juga mengatakan, pemerintah terus memantau secara saksama perkembangan situasi di Venezuela.

“Bersama seluruh perwakilan RI di kawasan, KBRI Caracas secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Venezuela,” ujarnya.

AS serang Venezuela

Sebelumnya diberitakan, ketegangan Amerika Serikat-Venezuela mencapai puncaknya pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat, ketika serangkaian ledakan mengguncang Ibu Kota Caracas dan sejumlah wilayah lain.

Baca Juga: Kemlu: Indonesia Mengecam Keras Visi PM Netanyahu Tentang Israel Raya

Presiden Venezuela Nicolas Maduro bahkan ditangkap dan dibawa ke luar negeri bersama istrinya, Cilia Flores.

Serangan ini disebut sebagai operasi besar-besaran oleh Presiden AS Donald Trump, menjadi eskalasi drastis setelah berbulan-bulan tekanan militer serta ekonomi terhadap pemerintahan Maduro.

Selanjutnya: Fokus Coretax: DJP Dapat Kelonggaran Isi Jabatan Baru hingga 2026

Menarik Dibaca: Cara Mudah Mencari Tambahan Penghasilan untuk Kebutuhan yang Mendesak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×