kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.484   -41,75   -0,64%
  • KOMPAS100 844   -5,05   -0,59%
  • LQ45 639   -5,98   -0,93%
  • ISSI 228   -0,52   -0,23%
  • IDX30 357   -3,26   -0,90%
  • IDXHIDIV20 433   -3,61   -0,83%
  • IDX80 96   -0,67   -0,69%
  • IDXV30 120   -0,67   -0,55%
  • IDXQ30 113   -1,02   -0,89%

Kemkeu siap menyambut Tim Transisi Jokowi-JK


Jumat, 29 Agustus 2014 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Gejala campak adalah demam di atas 38 derajat Celcius selama 3 hari atau lebih dan akan berakhir setelah 4-7 hari. ANTARA FOTO/Ampelsa/hp/18


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Lamgiat Siringoringo

JAKARTA. Kementerian Keuangan memberikan lampu hijau buat tim transisi Jokowi-JK untuk segera berkolaborasi membahas pemerintahaan selanjutnya. Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemkeu) Kiagus Badarruddin mengatakan kalau tim transisi Jokowi mau datang dirinya menyambut baik.

Pertemuan tersebut juga dianggap akan menguntungkan kedua belah pihak. Sebab, "Baik tim transisi maupun kemenkeu akan diuntungkan," ujar Kiagus, Jumat (29/8) di Jakarta. Apalagi, Kemkeu yang merupakan bagian pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat ini tengah memperbaiki sistim dan transformasi kelembagaannya. Dalam pembahasan transformasi tersebut dibahas mengenai prospek jangka panjang, menengah maupun pendek.

Di sisi lain, tim transisi Jokowi juga ingin mengetahui apa yang sudah dan ingin dicapai Kemenkeu kedepan. Kiagus bilang, tidak menampik juga Kemkeu akan bisa mengetahui apa yang menjadi program pemerintahan baru, sebelum secara resmi diumumkan. Dengan begitu, kedua belah pihak akan sama-sama mendapatkan informasi yang penting.

Seperti diketahui, Presiden SBY dan Jokowi sudah memberikan pernyataan bahwa aka nada pertemuan antara tim transisi dengan sejumlah kementerian, salah satunya Kemenkeu. Pertemuan itu terkait proses transisi dari pemerintahan SBY ke pemerintahan Jokowi. Pertemuan yang akan dilakukan tersebut merupakan langkah lanjutan dari pertemuan antara SBY dengan Jokowi di Bali, Rabu (27/8) lalu.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×