kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kemhub menawarkan diri mengelola bandara rugi


Rabu, 10 Juni 2015 / 19:35 WIB
ILUSTRASI. Kage no Jitsuryokusha ni Naritakute Episode Baru Tayang Malam ini? Simak Infonya


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemhub) menawar bandar udara rugi yang dikelola Badan Usaha Milik Negara. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, tawaran untuk mengelola bandara tersebut sudah di laporkan ke Presiden dan Menteri BUMN.

"Kita usul ke Presiden dan bicara ke menteri BUMN, yang rugi-rugi kasih kita dari pada merugikan BUMN," kata Jonan, Rabu (10/6).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Suprasetyo mengatakan, bila nanti bandara yang dikelola oleh BUMN tersebut diserahkan ke Kemhub maka pengelolaanya akan menggunakan skema keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Meski tidak merinci, Suprasetyo bilang beberapa bandara udara yang statusnya merugi tersebut antara lain Bandar Kupang, Silangit dan Pontianak.

Salah satu ciri bila bandar udara tersebut merugi adalah operasionalnya yang terbatas. "Kalau rugi biasanya operasionalnya tidak 24 jam," kata Suprasetyo.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×