kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

CPNS 2019: Kemenlu membutuhkan 80 diplomat, ini persyaratannya!


Selasa, 12 November 2019 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Ribuan peserta mengikuti tes pertama CPNS Kemenkumham. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membuka kesempatan kepada warga negara Indonesia yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahun anggaran 2019.

Berdasarkan pengumuman yang diterima KONTAN, Kemenlu membutuhkan sekitar 80 diplomat. Adapun perinciannya sebagai berikut:

- Dibutuhkan 22 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Hubungan Internasional

- Dibutuhkan 21 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Ilmu Hukum

- Dibutuhkan 2 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Ilmu Politik

- Dibutuhkan 6 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Ilmu Ekonomi

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta buka lowongan 3.958 CPNS, ini syaratnya

- Dibutuhkan 1 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Sastra Arab

- Dibutuhkan 2 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Sastra China

- Dibutuhkan 3 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Sastra Inggris

- Dibutuhkan 1 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Sastra Jepang

- Dibutuhkan 1 formasi untuk jabatan fungsional diplomat dengan kualifikasi pendidikan S1 Sastra Jerman

Baca Juga: Ini penjelasan BKN soal situs sscasn.bkn.go.id sulit diakses




TERBARU

[X]
×