kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kementerian Agama usul beli pesawat buat haji


Rabu, 30 Januari 2013 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah siswa berjalan melawati jembatan gantung yang rusak di Desa Sukamulya, Pandeglang, Banten. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/af/foc.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Agama Suryadharma Ali mengusulkan pembelian pesawat untuk mempermudah pelaksanaan ibadah haji. Dia mengaku sedang menjajaki pembelian pesawat jenis Boeing dan Airbus.

Ada beberapa pertimbangan pembelian pesawat itu menurut Suryadharma. Pertama, pertimbangan faktor keamanan. Kedua, pertimbangan faktor keuntungan. Ketiga, meringankan beban biaya tiket bagi calon jemaah haji.

"Jumlah pesawat yang akan dibeli antara tiga sampai empat pesawat mungkin," kata Suryadharma dalam rapat kerja antara Kemenag dengan Komisi VIII di Gedung DPR, Jakarta, (30/1).

Kendati demikian, Suryadharma mengaku masi bingung pengoperasian pesawat pasca musim pemberangkatan haji. Sebab, Kementerian Agama tidak mempunyai kemampuan pengoperasian pesawat.

Meski begitu, masih terdapat beberapa persoalan yang menjadi kekhawatiran dari Suryadharma terkait usulan pembelian pesawat tersebut. Yakni sistem pengoperasian dan fungsi pesawat pasca musim pemberangkatan haji. Sebab, Kemenag tidak mempunyai kemampuan untuk mengoperasionalkan pesawat.

Suryadharma mengusulkan pengoperasian pesawat dengan bekerjasama dengan maskapai penerbangan. Dengan demikian, dia mengatakan jumlah kerugian bisa diminimalisir jika pesawat hanya dipakai saat musim haji untuk pemberangkatan jemaah haji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×