kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kementan terbitkan rekomendasi impor bawang putih sebanyak 103.000 ton


Senin, 10 Februari 2020 / 16:56 WIB
Kementan terbitkan rekomendasi impor bawang putih sebanyak 103.000 ton
ILUSTRASI. Penjualan bawang putih di pasar tradisional, Jakarta Selatan, Kamis (6/2). Harga bawang putih mulai merangkak naik. Terkait kondisi tersebut, pemerintah dipandang perlu mempertimbangkan opsi untuk diversifikasi pasar impor bawang putih. Pemerintah pun dis

Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) telah menerbitkan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) untuk komoditas bawang putih. Total volume bawang putih yang diberikan rekomendasinya sebanyak 103.000 ton.

"[RIPH] 103.000 ton sudah diterbitkan Jumat kemarin," ujar Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, Senin (10/2).

Baca Juga: Strategi pemerintah antisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2020

Meski tak merinci berapa banyak perusahaan yang mendapatkan RIPH tersebut, tetapi Prihasto memastikan RIPH yang diberikan tengah diproses di Kementerian Perdagangan untuk mendapatkan persetujuan impor.

Lebih lanjut, Prihasto membeberkan, kebanyakan bawang putih yang akan diimpor berasal dari China. Dia pun mengatakan, impor bawang putih dari China diizinkan, mengingat dari hasil rapat terbatas yang dilakukan, tidak terdapat penularan virus corona melalui tanaman.

Baca Juga: Stabilkan harga, puluhan ton bawang putih dan cabai digelontorkan di Jakarta

Sebelumnya, harga bawang putih mengalami lonjakan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga bawang putih sampai Senin (10/2) sudah mencapai Rp 55.300 per kg.

Prihasto mengaku, tingginya harga karena pasokan bawang putih yang menipis. Dia berharap, harga bawang putih pun kembali stabil setelah impor bisa direalisasikan.




TERBARU

Close [X]
×