kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kementan bahas impor daging dengan cara tender


Rabu, 27 Februari 2013 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. Cuplikan video Attack on Titan Final Season Part 2 ungkap tanggal rilis, kapan?


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Entah mengapa, kebijakan Kementerian Pertanian kini mulai berubah. Kementerian ini berniat mengubah tata niaga impor sapi bakalan dan daging beku.

Jika semula, penetapan kuota impor dengan melakukan sistem penunjukan, nanti akan diubah menjadi sistem tender.

Suswono, Menteri Pertanian menyatakan, penetapan kuota impor dengan sistem tender tidak akan mengganggu swasembada daging. "Hal itu tergantung dari jumlah yang ditenderkan," kata Suswono.

Ia menambahkan, untuk sistem lelang kuota impor sapi bakalan dan daging beku itu kini sedang dibahas dengan Kementerian Perdagangan. "Konsepnya akan dari sana yang mengatur," kata Suswono.

Pada dasarnya, kata Suswono pihaknya menyetujui sistem lelang penentuan kuota impor sapi bakalan dan daging beku, asalkan tidak mengganggu peternak lokal dan mengancam swasembada daging sapi.

Sebelumnya, wacana impor daging sapi dengan pola tender ini sudah diwacanakan oleh Kementerian Perdagangan. Namun sayangnya, Kementerian yang dipimpin oleh Gita Wirjawan itu bilang, pengaturan teknisnya berada di Kementerian Pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×