kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Kementan bahas impor daging dengan cara tender


Rabu, 27 Februari 2013 / 11:37 WIB
ILUSTRASI. Cuplikan video Attack on Titan Final Season Part 2 ungkap tanggal rilis, kapan?


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Entah mengapa, kebijakan Kementerian Pertanian kini mulai berubah. Kementerian ini berniat mengubah tata niaga impor sapi bakalan dan daging beku.

Jika semula, penetapan kuota impor dengan melakukan sistem penunjukan, nanti akan diubah menjadi sistem tender.

Suswono, Menteri Pertanian menyatakan, penetapan kuota impor dengan sistem tender tidak akan mengganggu swasembada daging. "Hal itu tergantung dari jumlah yang ditenderkan," kata Suswono.

Ia menambahkan, untuk sistem lelang kuota impor sapi bakalan dan daging beku itu kini sedang dibahas dengan Kementerian Perdagangan. "Konsepnya akan dari sana yang mengatur," kata Suswono.

Pada dasarnya, kata Suswono pihaknya menyetujui sistem lelang penentuan kuota impor sapi bakalan dan daging beku, asalkan tidak mengganggu peternak lokal dan mengancam swasembada daging sapi.

Sebelumnya, wacana impor daging sapi dengan pola tender ini sudah diwacanakan oleh Kementerian Perdagangan. Namun sayangnya, Kementerian yang dipimpin oleh Gita Wirjawan itu bilang, pengaturan teknisnya berada di Kementerian Pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×