kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Kemdag desak India soal bea masuk CPO


Rabu, 27 September 2017 / 22:01 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita bahas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dengan India. 

"Saya minta agar tarif bea masuk CPO kita disamakan dengan Malaysia," ujar Enggar (27/9).

Sebelumnya bea masuk CPO Indonesia ke India dinaikkan dua kali lipat. Bea masuk CPO dari Indonesia yang semula 7,5% naik menjadi 15% dan turunannya dari 15% menjadi 25%.

Enggar juga bertemu dengan pelaku impor dari India. Pertemuan itu juga dihadiri oleh pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang sawit dan kopi. Pada pertemuan itu dibahas potensi peningkatan komoditas tersebut.

CPO beserta turunannya merupakan komoditas unggulan ekspor Indonesia ke India. India juga merupakan pasar penting bagi CPO Indonesia. India merupakan negara importir terbesar bagi produk CPO.

Enggar bilang India kerap melakukan penaikan tarif bea masuk untuk produk CPO Indonesia. Hal itu bertujuan untuk melindungi minyak nabati asal India. "Kalau kondisi panen mereka naikkan bea masuk, kalau sedang butuh nanti turun lagi," terang Enggar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×