kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -31,00   -0,17%
  • IDX 5.650   -189,73   -3,25%
  • KOMPAS100 747   -24,46   -3,17%
  • LQ45 564   -16,54   -2,85%
  • ISSI 197   -6,33   -3,11%
  • IDX30 320   -9,03   -2,75%
  • IDXHIDIV20 396   -11,13   -2,74%
  • IDX80 85   -2,39   -2,74%
  • IDXV30 108   -3,46   -3,11%
  • IDXQ30 103   -2,92   -2,75%

Kemdag desak India soal bea masuk CPO


Rabu, 27 September 2017 / 22:01 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita bahas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dengan India. 

"Saya minta agar tarif bea masuk CPO kita disamakan dengan Malaysia," ujar Enggar (27/9).

Sebelumnya bea masuk CPO Indonesia ke India dinaikkan dua kali lipat. Bea masuk CPO dari Indonesia yang semula 7,5% naik menjadi 15% dan turunannya dari 15% menjadi 25%.

Enggar juga bertemu dengan pelaku impor dari India. Pertemuan itu juga dihadiri oleh pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang sawit dan kopi. Pada pertemuan itu dibahas potensi peningkatan komoditas tersebut.

CPO beserta turunannya merupakan komoditas unggulan ekspor Indonesia ke India. India juga merupakan pasar penting bagi CPO Indonesia. India merupakan negara importir terbesar bagi produk CPO.

Enggar bilang India kerap melakukan penaikan tarif bea masuk untuk produk CPO Indonesia. Hal itu bertujuan untuk melindungi minyak nabati asal India. "Kalau kondisi panen mereka naikkan bea masuk, kalau sedang butuh nanti turun lagi," terang Enggar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×