kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kemdag desak India soal bea masuk CPO


Rabu, 27 September 2017 / 22:01 WIB
Kemdag desak India soal bea masuk CPO


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita bahas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dengan India. 

"Saya minta agar tarif bea masuk CPO kita disamakan dengan Malaysia," ujar Enggar (27/9).

Sebelumnya bea masuk CPO Indonesia ke India dinaikkan dua kali lipat. Bea masuk CPO dari Indonesia yang semula 7,5% naik menjadi 15% dan turunannya dari 15% menjadi 25%.

Enggar juga bertemu dengan pelaku impor dari India. Pertemuan itu juga dihadiri oleh pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang sawit dan kopi. Pada pertemuan itu dibahas potensi peningkatan komoditas tersebut.

CPO beserta turunannya merupakan komoditas unggulan ekspor Indonesia ke India. India juga merupakan pasar penting bagi CPO Indonesia. India merupakan negara importir terbesar bagi produk CPO.

Enggar bilang India kerap melakukan penaikan tarif bea masuk untuk produk CPO Indonesia. Hal itu bertujuan untuk melindungi minyak nabati asal India. "Kalau kondisi panen mereka naikkan bea masuk, kalau sedang butuh nanti turun lagi," terang Enggar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×