kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kecelakaan kapal di Samarinda, lima hilang


Senin, 19 Januari 2015 / 06:02 WIB
Kecelakaan kapal di Samarinda, lima hilang
ILUSTRASI. Kenaikan Harga Minyak Berpeluang Sentuh Angka Tertinggi dalam Setahun.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SAMARINDA. Sebuah kecelakaan speedboat terjadi di Sungai Hulu Mahakam, tepatnya di Riam Ritoam, Lubang Kubang, Kecamatan Long Apari, Perbatasan Indonesia-Malaysia, Minggu (18/1) sekitar pukul 13.00 Wita. Akibatnya, lima orang dinyatakan hilang. Satu di antaranya adalah seorang turis asing.

Masing-masing korban hilang adalah Tomi Lihang (9), Marselinur Yosep Juk (7), Aron Jerlando (1) salah seorang turis perempuan dan pemandu wisata laki-laki.

Kepala Adat Besar Long Apari, Yustinus Ibo, mengatakan, kecelakaan itu disebabkan arus sungai di hulu Mahakam sangat deras.

"Kami sebenarnya sama-sama, cuma saya singgah di salah satu kedai pinggir sungai. Pas kami melanjutkan perjalanan, ternyata speed yang bertuliskan Wendi mengalami kecelakaan," katanya (18/1/2015).

Diceritakan Yustinus, kapal tersebut memulai rute dari Kutai Barat menuju Long Apari. Ia mengatakan, para korban meninggal lantaran tidak bisa berenang. (Kontributor Samarinda, Gusti Nara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×