kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

Ke Istana, MUI minta Jokowi larang tayangan porno


Selasa, 05 Januari 2016 / 13:20 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menerbitkan larangan bagi tayangan televisi yang tidak mendidik.

Permintaan tersebut mereka sampaikan langsung saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka Selasa (5/1).

Maruf Amin, Ketua MUI mengatakan, tayangan tidak mendidik cukup berbahaya.

Bila dibiarkan, itu bisa merusak moral.

"Misal tayangan berbau pornografi, kami sudah usulkan ke presiden untuk dilarang," katanya usai pertemuan tersebut.

Maruf juga mengatakan, dalam pertemuan tersebut MUI juga meminta kepada Jokowi agar pemerintah ikut berperan aktif dalam mendamaikan konflik yang terjadi antara Arab Saudi dengan Iran.

Permintaan ini disampaikan karena MUI khawatir kalau bila terus didiamkan, konflik kedua negara tersebut bisa meluas ke negara lain.

"Iran punya banyak teman, Arab juga. Karena itu kami minta Indonesia ikut damaikan konflik itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×