kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ke Istana, MUI minta Jokowi larang tayangan porno


Selasa, 05 Januari 2016 / 13:20 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menerbitkan larangan bagi tayangan televisi yang tidak mendidik.

Permintaan tersebut mereka sampaikan langsung saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka Selasa (5/1).

Maruf Amin, Ketua MUI mengatakan, tayangan tidak mendidik cukup berbahaya.

Bila dibiarkan, itu bisa merusak moral.

"Misal tayangan berbau pornografi, kami sudah usulkan ke presiden untuk dilarang," katanya usai pertemuan tersebut.

Maruf juga mengatakan, dalam pertemuan tersebut MUI juga meminta kepada Jokowi agar pemerintah ikut berperan aktif dalam mendamaikan konflik yang terjadi antara Arab Saudi dengan Iran.

Permintaan ini disampaikan karena MUI khawatir kalau bila terus didiamkan, konflik kedua negara tersebut bisa meluas ke negara lain.

"Iran punya banyak teman, Arab juga. Karena itu kami minta Indonesia ikut damaikan konflik itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×