kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kantong berbayar, impor plastik turun 2%


Senin, 16 Mei 2016 / 15:06 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Permintaan kantong plastik merosot sejak pemerintah memberlakukan kebijakan kantong plastik berbayar akhir Februari 2016 lalu. Hal ini rupanya turut mempengaruhi kinerja impor produk tersebut.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, impor nonmigas pada April 2016 mengalami penurunan 3,39% dibandingkan bulan sebelumnya. Salah satu golongan barang yang menyumbang penurunan impor tersebut yaitu plastik dan barang dari plastik.

Catatan BPS, impor plastik dan barang dari plastik pada April mencapai US$ 570,4 juta. Nilai ini turun 1,9% dibanding impor pada Maret 2016 tercatat US$ 581,5 juta.

Menurut Sasmito, selama ini bahan baku produksi plastik masih mengandalkan impor. Dengan kebijakan tersebut, produsen mengurangi produksinya.

"Produsen mengantisipasi dengan cepat sehingga produksi berkurang sehingga bahan baku dari impor banyak dikurangi," kata Sasmito dalam konferensi pers di kantornya, Senin (16/5).

Namun menurutnya, impor golongan barang ini bisa kembali meningkat jika produsen mengalihkan produksinya dari kantong plastik menjadi barang lainnya, misalnya mainan anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×