kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kali ini, komodo mati di Kebun Binatang Surabaya


Sabtu, 01 Februari 2014 / 13:10 WIB
ILUSTRASI. Bendera Rusia dan Ukraina terlihat di atas meja sebelum pembicaraan antara pejabat kedua negara di wilayah Gomel, Belarusia 28 Februari 2022.


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

SURABAYA. Satu lagi koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) ditemukan dalam keadaan mati. Setelah koleksi kijang betina ditemukan tewas di kandangnya Jumat (31/1) kemarin, hari ini Sabtu (1/2), giliran maut menjemput satwa jenis komodo.

Kematian reptil raksasa itu dibenarkan Humas KBS, Agus Supangkat. Kata dia, Komodo ditemukan mati oleh penjaga kandang sekitar pukul 11.00 WIB.

Agus mengaku belum dapat memberikan keterangan rinci, karena saat ini jasad komodo tersebut masih diotopsi. "Sekarang masih diotopsi, jadi masih dipelajari penyebab kematiannya," tambah Agus.

Kemarin, seekor Kijang Barking Deer (Muntiacus muntjak) mati di kandangnya. Hewan tersebut ditemukan dalam kondisi kejang-kejang dengan mulut mengeluarkan semacam busa. Kematian kijang yang sedang hamil itu dilaporkan pengunjung KBS yang melihat Kijang dalam kondisi kejang di kandang.

Dugaan sementara, kematian kijang karena keguguran, namun juga kemungkinan karena gangguan hormon atau pembuahan yang tidak normal. Hal ini dibuktikan adanya kerusakan pada janin dalam kandungan kijang betina itu berusia enam tahun itu. (Achmad Faizal)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×