kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

KAI Siapkan Pembangunan Kereta di Bali, Anggaran Tembus Rp 2 Triliun


Kamis, 05 November 2026 / 18:34 WIB
KAI Siapkan Pembangunan Kereta di Bali, Anggaran Tembus Rp 2 Triliun
ILUSTRASI. KAI menyiapkan pembangunan layanan kereta api di Bali dengan kebutuhan anggaran mencapai lebih dari Rp 2 triliun (ARIF FIRMANSYAH/ARIF FIRMANSYAH)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembangunan layanan kereta api di Bali dengan kebutuhan anggaran mencapai lebih dari Rp 2 triliun.

Proyek tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas Direktur Utama KAI bersama Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan terbaru.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pembangunan layanan kereta api di Bali akan dilakukan secara bertahap. Pada fase pertama, jalur kereta direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu.

“Ada dua tahapan juga, tahapan pertama, fase 1 itu dari Ngurah Rai ke Legian, kemudian fase 2 itu dari Legian ke Canggu, itu memakan waktu dua tahun juga,” ujar Bobby kepada awak media di istana Kepresidenan, Kamis (5/11/2926).

Baca Juga: Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji Daerah 2027, Pemda Wajib Siapkan Anggaran

Selain proyek kereta di Bali, KAI juga melakukan percepatan revitalisasi Stasiun Gambir. Revitalisasi tersebut akan terintegrasi dengan penataan kawasan Monumen Nasional (Monas), termasuk Taman Monas.

Menurutnya, revitalisasi Stasiun Gambir akan dilakukan dalam dua tahap dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar dua tahun.

Penataan kawasan tersebut juga akan memperkuat integrasi antarmoda transportasi. Nantinya, Stasiun Gambir yang berada di koridor timur akan terhubung dengan layanan MRT Jakarta (MRTJ) di koridor barat.

“Kami sampaikan juga bahwa nanti antara koridor yang ada di timur yaitu di Stasiun Gambir, kemudian dengan MRTJ di koridor baratnya, itu akan tersambung,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×