kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jokowi tak setuju dengan BLSM


Rabu, 28 Maret 2012 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. CEO Indika Energy, Arsjad Rasjid.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

SOLO. Wali Kota Solo Joko Widodo tidak setuju bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang dulu dikenal dengan nama bantuan langsung tunai (BLT).

Menurut dia, bantuan langsung boleh diberikan, tetapi tidak begitu saja. Bantuan tersebut harus dijadikan sebagai pancing untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

"Kalau diberikan langsung tunai begitu, itu namanya kita mendidik masyarakat hanya menjadi tangan di bawah, menengadahkan tangan saja. Tetapi jika bantuan itu untuk memberdayakan, ke depannya masyarakat bisa menghasilkan sendiri uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, Rabu (28/3).

Menurut Jokowi, bantuan dari pemerintah hendaknya digunakan untuk menggerakkan usaha produktif atau usaha kreatif masyarakat. Pemerintah bertugas memberikan arahan kepada masyarakat dalam penggunaan bantuan itu. (Sri Rejeki/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×