kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.103   73,00   0,40%
  • IDX 5.876   2,65   0,05%
  • KOMPAS100 764   0,65   0,08%
  • LQ45 583   -0,32   -0,06%
  • ISSI 202   -0,10   -0,05%
  • IDX30 330   -0,68   -0,21%
  • IDXHIDIV20 408   -2,37   -0,58%
  • IDX80 87   0,16   0,18%
  • IDXV30 111   -0,26   -0,23%
  • IDXQ30 106   -0,56   -0,52%

Jokowi tak setuju dengan BLSM


Rabu, 28 Maret 2012 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. CEO Indika Energy, Arsjad Rasjid.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

SOLO. Wali Kota Solo Joko Widodo tidak setuju bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang dulu dikenal dengan nama bantuan langsung tunai (BLT).

Menurut dia, bantuan langsung boleh diberikan, tetapi tidak begitu saja. Bantuan tersebut harus dijadikan sebagai pancing untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

"Kalau diberikan langsung tunai begitu, itu namanya kita mendidik masyarakat hanya menjadi tangan di bawah, menengadahkan tangan saja. Tetapi jika bantuan itu untuk memberdayakan, ke depannya masyarakat bisa menghasilkan sendiri uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, Rabu (28/3).

Menurut Jokowi, bantuan dari pemerintah hendaknya digunakan untuk menggerakkan usaha produktif atau usaha kreatif masyarakat. Pemerintah bertugas memberikan arahan kepada masyarakat dalam penggunaan bantuan itu. (Sri Rejeki/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×