kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jokowi tak setuju dengan BLSM


Rabu, 28 Maret 2012 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. CEO Indika Energy, Arsjad Rasjid.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

SOLO. Wali Kota Solo Joko Widodo tidak setuju bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang dulu dikenal dengan nama bantuan langsung tunai (BLT).

Menurut dia, bantuan langsung boleh diberikan, tetapi tidak begitu saja. Bantuan tersebut harus dijadikan sebagai pancing untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

"Kalau diberikan langsung tunai begitu, itu namanya kita mendidik masyarakat hanya menjadi tangan di bawah, menengadahkan tangan saja. Tetapi jika bantuan itu untuk memberdayakan, ke depannya masyarakat bisa menghasilkan sendiri uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, Rabu (28/3).

Menurut Jokowi, bantuan dari pemerintah hendaknya digunakan untuk menggerakkan usaha produktif atau usaha kreatif masyarakat. Pemerintah bertugas memberikan arahan kepada masyarakat dalam penggunaan bantuan itu. (Sri Rejeki/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×