kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.580   27,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi: Swasembada daging sapi 10 tahun lagi


Selasa, 21 Juni 2016 / 16:06 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

BOGOR. Presiden Joko Widodo memprediksi swasembada daging sapi di Indonesia masih jauh. Menurut Jokowi, Indonesia baru akan memasuki swasembada daging sapi hingga sepuluh tahun mendatang.

"Dari hitung-hitungan yang kami lakukan, itu (swasembada daging sapi) akan dimulai sembilan atau sepuluh tahun," ujar Jokowi usai meninjau feedlotter milik PT KAR di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/6).

Pemerintah telah memiliki tujuh lokasi untuk pengembangbiakan sekaligus penggemukan sapi potong. Seluruh tempat itu di bawah naungan Kementerian Pertanian dan Peternakan dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Ketujuh tempat tersebut bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Pemerintah juga akan bekerja sama dengan Spanyol dan Brazil dalam hal teknologi pengembangbiakan sekaligus penggemukkan sapi potong.

Namun, tempat tersebut ibarat baru langkah awal menuju swasembada daging sapi. Jokowi ingin berkomitmen dan konsisten untuk mengembangkan tempat-tempat serupa.

"Cara ini harus dengan konsentrasi tinggi dan terus menerus sehingga dari semua potensi itu sangat memungkinkan kita bisa. Tapi juga harus konsisten dalam waktu sembilan atau sepuluh tahun," ujar dia.

Sampai ke swasembada daging sapi, Jokowi pun memastikan bahwa Indonesia akan tetap melakukan impor. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×