kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi seleksi langsung pokja tim transisi


Selasa, 12 Agustus 2014 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Rupiah diprediksi masih akan melemah pada perdagangan Rabu (1/3).ANTARA FOTO/Reno Esnir/tom.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Presiden terpilih periode 2014-2019 Joko Widodo menyeleksi langsung anggota kelompok kerja di dalam tim transisi. Jokowi ingin seluruh tim berada dalam pantauannya.

"Sistemnya open recruitment. Saya lihat-lihat, saya pilih-pilih, saya telusuri, baru masuk," ujar Jokowi di Balaikota Jakarta, Selasa (12/8) siang.

Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, mereka yang masuk kelompok kerja berasal dari beragam latar belakang profesi. Ada pelaku sektor tertentu, praktisi, akademisi, hingga eks birokrat. Jumlah anggota dalam pokja itu bermacam-macam. Ada pokja terdiri dari lima orang, ada yang delapan orang, tergantung pada kebutuhan di pokja tersebut.

"Tugas mereka mengidentifikasi persoalan di Indonesia. Mereka memetakan masalah lalu membuat solusi, baru pertengahan September masuk ke menteri," kata Jokowi.

Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla terdiri dari seorang ketua dan empat deputi. Masing-masing deputi membawahi kelompok kerja yang membahas sektor pertahanan keamanan, kesejahteraan rakyat, energi, hubungan luar negeri, dan lain-lain.

Tim transisi ini diketuai Rini Soemarno. Adapun, lima staf deputi yakni Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto, Sekretaris Tim Pemenangan I Andi Widjajanto, Sekretaris Tim Pemenangan II Akbar Faizal dan Juru Bicara Jokowi-JK Anies Baswedan. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×