kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.984   72,00   0,40%
  • IDX 6.020   -51,09   -0,84%
  • KOMPAS100 775   -9,52   -1,21%
  • LQ45 594   -7,66   -1,27%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 329   -4,10   -1,23%
  • IDXHIDIV20 420   -4,81   -1,13%
  • IDX80 89   -1,09   -1,22%
  • IDXV30 114   -0,84   -0,74%
  • IDXQ30 108   -1,05   -0,97%

Jokowi sebut sistem zonasi sekolah dalam PPDB perlu dikaji ulang


Jumat, 21 Juni 2019 / 15:30 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyaknya respon dan reaksi masyarakat yang keberatan terhadap pelaksanaan kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019 mendapat perhatian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Sudah saya perintahkan kepada Menteri untuk dievaluasi karena antara kebijakan dan lapangan itu bisa berbeda gitu,” kata Presiden Jokowi dikutip dari laman setkab.go.id, Jumat (21/6).

Presiden mengingatkan bahwa setiap daerah memiliki karakter yang berbeda-beda. Untuk itulah, Presiden memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) agar sistem zonasi dalam PPDB dievaluasi,

Sebelumnya saat menghadiri penyerahan 3.200 sertifikat hak atas tanah di Gresik, Jawa Timur, Kamis (20/6), Presiden Jokowi mengakui sistem zonasi perlu dikaji ulang karena menimbulkan banyak masalah.

Ia meminta wartawan menanyakan masalah tersebut langsung kepada Mendikbud. “Memang di lapangan banyak masalah yang perlu dievaluasi,” kata Presiden waktu itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×