kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.876   -59,00   -0,33%
  • IDX 5.833   -63,39   -1,08%
  • KOMPAS100 756   -8,61   -1,13%
  • LQ45 576   -7,28   -1,25%
  • ISSI 202   -1,27   -0,63%
  • IDX30 327   -4,02   -1,21%
  • IDXHIDIV20 403   -4,47   -1,10%
  • IDX80 86   -0,97   -1,12%
  • IDXV30 109   -0,75   -0,69%
  • IDXQ30 106   -1,24   -1,16%

Jokowi: Samudera Hindia masa depan ekonomi dunia


Senin, 06 Maret 2017 / 15:53 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, Samudera Hindia memiliki potensi besar untuk menjadi masa depan ekonomi dunia. Potensi besar tersebut disampaikannya saat membuka Konferensi Tingkat TInggi Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (KTT IORA) di Jakarta awal pekan ini.

Potensi besar tersebut salah satunya didapat dari populasi yang tinggal di wilayah yang berbatasan dengan Samudera Hindia yang jumlahnya mencapai 2,7 miliar.

"Itu menjadikan Samudra Hindia sebagai wilayah yang menyimpan potensi strategis untuk pengembangan bisnis global," katanya dalam sebuah pernyataam yang dikeluarkan Bey Machmudin, Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (6/3).

Selain itu potensi besar juga dilihatnya dari jumlah perjalanan kontainer di Samudera Hindia yang mencapai setengah dari perjalanan kontainer dunia. Potensi juga didapat dari pengapalan tanker energi yang dua per tiga di antara pengapalan tanker energi dunia dilakukan di Samuderta Hindia.

Atas besarnya potensi itu, Jokowi meminta negara anggota IORA untuk memperkuar kemitraan dalam mewujudkan kemakmuran di wilayah Samudra Hindia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×