kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jokowi: Proyek ruas tol dalam kota bukan prioritas


Kamis, 22 November 2012 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Daftar kode redeem FF terbaru masih aktif Agustus 2021, siapa yang belum klaim?


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak menolak pembangunan enam ruas tol dalam kota. Cuma, dia lebih memprioritaskan program perbaikan transportasi massal.

Jokowi beralasan pembangunan jalan tol itu sama saja memberikan prioritas bagi pengguna mobil. Menurutnya, pembangunan jalan tol juga mendorong untuk terus membeli mobil sehingga beban jalan tidak berkurang.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tidak keberatan jika enam ruas tol dalam kota dihentikan. Syaratnya pemerintah provinsi DKI Jakarta harus mengirimkan surat untuk meminta pembatalan ini.

Sebab, proyek tersebut diusulkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2005 silam. Menanggapi hal itu, Jokowi mengaku tidak akan mengirimkan surat. "Bagaimana mau dihentikan jika belum pernah dipresentasikan," ungkapnya, Kamis (22/11).

Pembangunan enam ruas tol dalam kota merupakan program yang digagas pada jaman Gubernur Sutiyoso. Program ini untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×