kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Jokowi: Proyek ruas tol dalam kota bukan prioritas


Kamis, 22 November 2012 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Daftar kode redeem FF terbaru masih aktif Agustus 2021, siapa yang belum klaim?


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak menolak pembangunan enam ruas tol dalam kota. Cuma, dia lebih memprioritaskan program perbaikan transportasi massal.

Jokowi beralasan pembangunan jalan tol itu sama saja memberikan prioritas bagi pengguna mobil. Menurutnya, pembangunan jalan tol juga mendorong untuk terus membeli mobil sehingga beban jalan tidak berkurang.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tidak keberatan jika enam ruas tol dalam kota dihentikan. Syaratnya pemerintah provinsi DKI Jakarta harus mengirimkan surat untuk meminta pembatalan ini.

Sebab, proyek tersebut diusulkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2005 silam. Menanggapi hal itu, Jokowi mengaku tidak akan mengirimkan surat. "Bagaimana mau dihentikan jika belum pernah dipresentasikan," ungkapnya, Kamis (22/11).

Pembangunan enam ruas tol dalam kota merupakan program yang digagas pada jaman Gubernur Sutiyoso. Program ini untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×