kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Jokowi: Proyek ruas tol dalam kota bukan prioritas


Kamis, 22 November 2012 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Daftar kode redeem FF terbaru masih aktif Agustus 2021, siapa yang belum klaim?


Reporter: Fahriyadi | Editor: Edy Can

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak menolak pembangunan enam ruas tol dalam kota. Cuma, dia lebih memprioritaskan program perbaikan transportasi massal.

Jokowi beralasan pembangunan jalan tol itu sama saja memberikan prioritas bagi pengguna mobil. Menurutnya, pembangunan jalan tol juga mendorong untuk terus membeli mobil sehingga beban jalan tidak berkurang.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tidak keberatan jika enam ruas tol dalam kota dihentikan. Syaratnya pemerintah provinsi DKI Jakarta harus mengirimkan surat untuk meminta pembatalan ini.

Sebab, proyek tersebut diusulkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 2005 silam. Menanggapi hal itu, Jokowi mengaku tidak akan mengirimkan surat. "Bagaimana mau dihentikan jika belum pernah dipresentasikan," ungkapnya, Kamis (22/11).

Pembangunan enam ruas tol dalam kota merupakan program yang digagas pada jaman Gubernur Sutiyoso. Program ini untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×