kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.719   11,00   0,06%
  • IDX 6.485   -41,13   -0,63%
  • KOMPAS100 844   -4,75   -0,56%
  • LQ45 639   -5,21   -0,81%
  • ISSI 228   -0,62   -0,27%
  • IDX30 357   -2,89   -0,80%
  • IDXHIDIV20 433   -3,36   -0,77%
  • IDX80 96   -0,63   -0,65%
  • IDXV30 120   -0,75   -0,62%
  • IDXQ30 113   -0,98   -0,86%

Jokowi minta entitas baru pengelola transportasi Jabodetabek rampung Juni ini


Selasa, 19 Maret 2019 / 16:44 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta jajarannya agar dalam tenggak waktu tiga bulan ke depan, atau pada Juni 2019, entitas baru yang menjadi pengelola transportasi di Jabodetabek sudah terbentuk. Nantinya, entitas baru tersebut disiapkan untuk mewujudkan cita-cita pemerintah dalam mengintegrasikan transportasi di Jabodetabek. 

Saat ini entitas tersebut masih dalam pembahasan Presiden Jokowi bersama Wakil Prsedien (Wapres) Jusuf Kalla. "Presiden minta waktunya tiga  bulan dari sekarang jadi baru Juni," ujar Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono usai rapat di kantor presiden, Selasa (19/3).

Sebelumnya, ada wacana pengelolaan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, hal itu masih harus melihat ketentuan yang ada dalam Undang Undang (UU) sehingga tidak bertentangan. 

Selain itu entitas tersebut nantinya diminta dapat berlaku fleksibel. Karena transportasi yang dibangun bersifat antar wilayah sehingga entitas tidak bisa terikat dengan aturan wilayah tertentu. "Sebenarnya ada harapan dari Presiden bahwa BPTJ itu bisa ngapa-ngapain," terang Bambang.

Meaki begitu, entitas yang mengintegrasikan moda transportasi Jabodetabek masih dalam pembahasan. Termasuk juga entitas tersebut akan berada di bawah lembaga mana belum diputuskan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×