kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Jokowi minta entitas baru pengelola transportasi Jabodetabek rampung Juni ini


Selasa, 19 Maret 2019 / 16:44 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta jajarannya agar dalam tenggak waktu tiga bulan ke depan, atau pada Juni 2019, entitas baru yang menjadi pengelola transportasi di Jabodetabek sudah terbentuk. Nantinya, entitas baru tersebut disiapkan untuk mewujudkan cita-cita pemerintah dalam mengintegrasikan transportasi di Jabodetabek. 

Saat ini entitas tersebut masih dalam pembahasan Presiden Jokowi bersama Wakil Prsedien (Wapres) Jusuf Kalla. "Presiden minta waktunya tiga  bulan dari sekarang jadi baru Juni," ujar Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono usai rapat di kantor presiden, Selasa (19/3).

Sebelumnya, ada wacana pengelolaan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, hal itu masih harus melihat ketentuan yang ada dalam Undang Undang (UU) sehingga tidak bertentangan. 

Selain itu entitas tersebut nantinya diminta dapat berlaku fleksibel. Karena transportasi yang dibangun bersifat antar wilayah sehingga entitas tidak bisa terikat dengan aturan wilayah tertentu. "Sebenarnya ada harapan dari Presiden bahwa BPTJ itu bisa ngapa-ngapain," terang Bambang.

Meaki begitu, entitas yang mengintegrasikan moda transportasi Jabodetabek masih dalam pembahasan. Termasuk juga entitas tersebut akan berada di bawah lembaga mana belum diputuskan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×