kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Jokowi mengutuk keras aksi terorisme di Gereja Katedral Makassar


Minggu, 28 Maret 2021 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo.


Sumber: Kompas.com | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengutuk keras aksi terorisme bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (25/3). 

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pada konferensi pers virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden. 

Jokowi juga meminta Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas jaringan pelaku dan membongkar jaringan tersebu sampai ke akarnya. 
"Terkait aksi terorisme di pintu masuk Gereja Katedral Makassar hari ini, saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah perintahkan kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akar," ujar Jokowi. 

Jokowi menegaskan seluruh aparat negara tidak akan membiarkan tindakan terorisme semacam ini terjadi. 

Maka ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam menjalankan ibadah. 

Baca Juga: Jubir wapres harap masyarakat tak terprovokasi oleh bom di Gereja Katedral Makassar

"Seluruh aparat negara tak akan membiarkan tindakan terorisme semacam ini. Saya meminta masyarakat agar tetap tenang menjalankan ibadah karena negara menjamin keamanan umat beragama untuk beribadah tanpa rasa takut," tegasnya. 

Jokowi juga berharap masyarakat bersama-sama untuk memerangi tindakan terorisme dan radikalisme. 

"Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan dan Kebhinekaan," imbuhnya. 

Sebagai informasi, bom bunuh diri diperkirakan terjadi pada pukul 10.20 Wita di depan Gereja Katedral Makassar. 

Pihak kepolisian menyebut, aksi ini dilakukan oleh 2 pelaku dengan menggunakan sepeda motor. 

Dalam melancarkan aksinya, pelaku bermaksud untuk masuk ke halaman gereja. Namun upaya itu berhasil dicegah oleh petugas security gereja. Hingga kini, dikabarkan belum ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Jokowi: Saya Mengutuk Keras Aksi Terorisme di Gereja Katedral Makassar"

Penulis : Tatang Guritno
Editor : Krisiandi

Selanjutnya: Ledakan di depan Gereja Katedral Makassar, satu tewas dan belasan orang terluka

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×