kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Jokowi: Kondisi koperasi mengkhawatirkan


Kamis, 21 Juli 2016 / 21:42 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, saat ini, kondisi koperasi di Indonesia mengkhawatirkan. Dari data yang dimilikinya, saat ini sebenarnya ada 212.000 koperasi. Tapi, dari jumlah itu, yang aktif hanya sekitar 150.000. Sementara itu, 62.000 lainnya tidak aktif.

"Ini potret yang harus kita sampaikan apa adanya. Tapi kita harus memperbaiki, harus dibenahi," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Kamis (21/7).

Presiden meminta agar semua koperasi di Indonesia berbenah diri. Salah satu solusi pembenahan diri yang dia tawarkan adalah pembentukan kelompok-kelompok usaha koperasi yang saling terhubung.

Dengan bergabungnya para pelaku usaha koperasi ke dalam satu kesatuan, Jokowi mengatakan, koperasi akan lebih mudah memperoleh pembiayaan dari pihak perbankan. Selain itu, rencana bisnis juga akan lebih mudah untuk dibuat. "Dapatnya kalo pinjam tidak hanya Rp 20 juta, karena pinjamnya bersama bisa seperti korporasi, Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun. Ini yang bisa efisien dan bisa bersaing," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×