kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Jokowi: Kondisi koperasi mengkhawatirkan


Kamis, 21 Juli 2016 / 21:42 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, saat ini, kondisi koperasi di Indonesia mengkhawatirkan. Dari data yang dimilikinya, saat ini sebenarnya ada 212.000 koperasi. Tapi, dari jumlah itu, yang aktif hanya sekitar 150.000. Sementara itu, 62.000 lainnya tidak aktif.

"Ini potret yang harus kita sampaikan apa adanya. Tapi kita harus memperbaiki, harus dibenahi," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Kamis (21/7).

Presiden meminta agar semua koperasi di Indonesia berbenah diri. Salah satu solusi pembenahan diri yang dia tawarkan adalah pembentukan kelompok-kelompok usaha koperasi yang saling terhubung.

Dengan bergabungnya para pelaku usaha koperasi ke dalam satu kesatuan, Jokowi mengatakan, koperasi akan lebih mudah memperoleh pembiayaan dari pihak perbankan. Selain itu, rencana bisnis juga akan lebih mudah untuk dibuat. "Dapatnya kalo pinjam tidak hanya Rp 20 juta, karena pinjamnya bersama bisa seperti korporasi, Rp 2 triliun sampai Rp 3 triliun. Ini yang bisa efisien dan bisa bersaing," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×