kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Jokowi ingin tambah penerima PKH 3 juta orang


Selasa, 21 Maret 2017 / 14:03 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah akan menggeber program pengentasan kemiskinan tahun ini. Salah satu program yang akan mereka geber adalah Program Keluarga Harapan (PKH).

Mereka akan menambah jumlah keluarga penerima program tersebut. Untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, Selasa (21/3) ini, Presiden Joko Widodo memanggil Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial, untuk membuat perhitungan mengenai jumlah penambahan yang akan dilakukan.

Dari simulasi yang dilakukannya dengan Presiden Joko Widodo saat pertemuan tersebut didapat, angka penambahan maksimal jumlah penerima program keluarga harapan yang bisa dilakukan tahun ini mencapai 3 juta keluarga penerima baru. "Itu berdasar hitungan kemampuan di lapangan, kemampuan pendampingan dan lain sebagainya," katanya usai pertemuan tersebut.

Khofifah mengatakan, hitungan kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk menunjang perluasan jumlah penerima program tersebut mencapai Rp 5,5 triliun. Kebutuhan tersebut masih harus dibahas dan dimasukkan ke dalam APBN-P 2017.

Kalau nantinya usulan tersebut disetujui DPR, Kementerian Sosial yakin perluasan jangkauan program tersebut nantinya akan mempercepat penurunan angka kemiskinan. Berdasar hitungannya, angka kemiskinan tahun depan bisa turun sampai 1,25%.

"Kalau dinaikkan totalnya jadi 9 juta penerima PKH, plus sekarang masyarakat juga menerima bantuan pangan non tunai yang sekarang 1,2 juta keluarga penerima, angka kemiskinan bisa ditekan sampai 1,25%," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×