kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Jokowi ingin lahirkan bank wakaf


Rabu, 25 Januari 2017 / 15:39 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah ingin membentuk lembaga keuangan syariah berbasiis wakaf. Presiden Joko Widodo mengatakan, keinginan tersebut dilatarbelakangi oleh besarnya potensi wakaf.

Namun di sisi lain, selama ini wakaf belum dikelola secara baik, terutama, wakaf berbentuk uang. "Hasilnya belum maksimal, karena itu perlu dikaji apakah karena wakaf uang belum populer, atau karena tidak adanya lembaga keuangan syariah yang mengurusi itu," katanya saat membuka Rapat Terbatas tentang Pembentukan Bank Wakaf di Kantor Presiden, Rabu (25/1).

Atas masalah itulah, Jokowi Rabu ini mengundang beberapa pihak, seperti; Gubernur BI, Agus Martowardojo dan Muliaman Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK serta menteri- menterinya untuk membahas rencana pembentukan lembaga keuangan tersebut. Dia ingin meminta masukan mengenai pembentukan lembaga tersebut, dan pemanfaatan dananya.

Jokowi ingin, kalau nantinya lembaga keuangan syariah berbasis wakaf terbentuk, dananya bisa digunakan untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah kemiskinan, pengangguran, kesenjangan sosial. "Apakah nantinya digunakan untuk akses permodalan UMKM yang selama ini tidak tersentuh layanan kredit perbankan, pemberdayaan umat dan lain sebagainya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×