kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Jokowi gelar rapat soal pemberantasan narkoba


Rabu, 24 Desember 2014 / 12:02 WIB
ILUSTRASI. Penderita asam lambung pantang mengonsumsi beberapa jenis minuman yang menyebabkan penyakit semakin parah. Salah satunya minuman coklat.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat terbatas yang membahas masalah pemberantasan penyalah gunaan narkoba. Dalam kesempatan tersebut Jokowi kembali menegaskan soal komitmennya untuk tidak akan mengampuni pengedar narkoba.

Sebelumnya, Jokowi memang pernah mengatakan tidak akan memberikan grasi alias pengampunan kepada terpidana narkoba. "Kita mempunyai pandangan yang sama terkait pemberantasan narkoba," ujar Jokowi, dalam sambutannya, Rabu (24/12) di Kantornya, Jakarta.

Menurutnya, pemberantasan narkoba ini penting sekali untuk ditindaklanjuti. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah menteri dan pemimpin lembaga di pemerintahan kabinet Kerja Jokowi.

Beberapa diantaranya seperti Kepala Kepolisian RI, Kepala badan Nasional Narkotika (BNN), Menteri kelautan dan Perikanan, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Agendanya, penjelasan mengenai tindak penanggulangan dan pelaksanaan aturan hukum akan dijelaskan oleh Kapolri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×