kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jokowi gelar rapat soal pemberantasan narkoba


Rabu, 24 Desember 2014 / 12:02 WIB
ILUSTRASI. Penderita asam lambung pantang mengonsumsi beberapa jenis minuman yang menyebabkan penyakit semakin parah. Salah satunya minuman coklat.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat terbatas yang membahas masalah pemberantasan penyalah gunaan narkoba. Dalam kesempatan tersebut Jokowi kembali menegaskan soal komitmennya untuk tidak akan mengampuni pengedar narkoba.

Sebelumnya, Jokowi memang pernah mengatakan tidak akan memberikan grasi alias pengampunan kepada terpidana narkoba. "Kita mempunyai pandangan yang sama terkait pemberantasan narkoba," ujar Jokowi, dalam sambutannya, Rabu (24/12) di Kantornya, Jakarta.

Menurutnya, pemberantasan narkoba ini penting sekali untuk ditindaklanjuti. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah menteri dan pemimpin lembaga di pemerintahan kabinet Kerja Jokowi.

Beberapa diantaranya seperti Kepala Kepolisian RI, Kepala badan Nasional Narkotika (BNN), Menteri kelautan dan Perikanan, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Agendanya, penjelasan mengenai tindak penanggulangan dan pelaksanaan aturan hukum akan dijelaskan oleh Kapolri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×