kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Jokowi gelar rapat soal pemberantasan narkoba


Rabu, 24 Desember 2014 / 12:02 WIB
ILUSTRASI. Penderita asam lambung pantang mengonsumsi beberapa jenis minuman yang menyebabkan penyakit semakin parah. Salah satunya minuman coklat.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat terbatas yang membahas masalah pemberantasan penyalah gunaan narkoba. Dalam kesempatan tersebut Jokowi kembali menegaskan soal komitmennya untuk tidak akan mengampuni pengedar narkoba.

Sebelumnya, Jokowi memang pernah mengatakan tidak akan memberikan grasi alias pengampunan kepada terpidana narkoba. "Kita mempunyai pandangan yang sama terkait pemberantasan narkoba," ujar Jokowi, dalam sambutannya, Rabu (24/12) di Kantornya, Jakarta.

Menurutnya, pemberantasan narkoba ini penting sekali untuk ditindaklanjuti. Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah menteri dan pemimpin lembaga di pemerintahan kabinet Kerja Jokowi.

Beberapa diantaranya seperti Kepala Kepolisian RI, Kepala badan Nasional Narkotika (BNN), Menteri kelautan dan Perikanan, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Agendanya, penjelasan mengenai tindak penanggulangan dan pelaksanaan aturan hukum akan dijelaskan oleh Kapolri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×