kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.725   17,00   0,10%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Jokowi: Gaji RT dan RW terkendala adiministrasi


Senin, 07 Oktober 2013 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. Serial TV Ms. Marvel dari Marvel Studios telah dijadwalkan untuk tayang pada bulan Juni ini di Disney+.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui menemui kendala dalam mewujudkan janjinya menggaji dan memberikan asuransi kesehatan bagi ketua RT dan RW di Jakarta.

"Kendalanya administrasi. Kayak ndak tau saja birokrasi kita kayak gimana," ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2013) pagi.

Jokowi enggan menyebutkan lebih detil di mana kendalanya. Namun, dia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI telah cukup mengakomodir kesejahteraan ketua RT dan RW di Jakarta, yakni dengan menambah biaya operasional sehari-hari RT dan RW.

Jokowi juga mengakui jumlah uang operasional tersebut tidak seperti janjinya terdahulu. "Memang belum sih, tapi kan itu sudah ada penambahan dari nilai sebelum-sebelumnya," ucapnya.

Sebelum menjadi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pernah menjanjikan akan memberikan Ketua RT dan RW "honor kehormatan" di luar biaya operasional. Namun, setahun menjadi Gubernur, honor kehormatan Rp 500.000 yang dijanjikan belum terwujud. (Fabian Januarius Kowado/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×