kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.200   15,00   0,08%
  • IDX 5.179   -87,07   -1,65%
  • KOMPAS100 669   -13,14   -1,93%
  • LQ45 526   -7,10   -1,33%
  • ISSI 174   -4,69   -2,62%
  • IDX30 296   -3,94   -1,32%
  • IDXHIDIV20 395   -4,46   -1,12%
  • IDX80 77   -1,50   -1,91%
  • IDXV30 109   -2,20   -1,98%
  • IDXQ30 100   -1,07   -1,06%

Jokowi: Cangkul masa masih impor? Kebangetan banget


Kamis, 07 November 2019 / 03:00 WIB


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Jokowi menyadari, kadang impor dilakukan karena barangnya lebih murah ketimbang harus mengembangkan sendiri di dalam negeri. Namun, impor yang terus-menerus akan membuat pertumbuhan lapangan kerja terhambat.

Kondisi ini kemudian berujung pada terhambatnya pertumbuhan ekonomi. Jokowi pun meminta LKPP mulai memetakan mana barang yang bisa dibeli dari dalam negeri dan mana yang harus impor.

Baca Juga: Presiden Jokowi minta LKPP dorong industri lokal dalam katalog elektronik

"Kalau yang impor stabilo merah saja, enggak usah. La, bagaimana kita masih senang impor, padahal neraca perdagangan kita defisit, tapi kita hobi impor," ujar Presiden.

"Kebangetan banget, uangnya pemerintah lagi. Kebangetan kalau itu masih diteruskan, kebangetan," kata Jokowi dengan nada tinggi.

Penulis: Ihsanuddin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: Cangkul Masa Masih Impor? Kebangetan!"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×