kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

JK: Sebagai teman, kami beri dukungan moril ke SDA


Sabtu, 24 Mei 2014 / 10:29 WIB
JK: Sebagai teman, kami beri dukungan moril ke SDA
ILUSTRASI. Saham-saham penyokong IHSG tahun ini didominasi oleh bank besar dan saham pertambangan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Calon wakil presiden Jusuf Kalla mengatakan permasalahan hukum yang kini dihadapi SDA di KPK mesti diselesaikan sendiri oleh SDA. Karenanya, ia mengembalikan kepada KPK sebagai penegak hukum untuk memproses hukum secara tuntas kasus dugaan korupsi penyelenggaran ibadah haji tahun 2012-2013 tersebut.
 
"Saya tidak yakin Pak SDA bisa seperti itu, apalagi dia Menag. Sebagai kawan, kami akan coba bantu secara moril," kata JK di kediaman Ryamizard Ryacudu, Jalan Flamboyan Nomor 17, Komplek Perumahan TNI AD (KPAD) Cijantung II, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (23/5/2014).

Dirinya mengaku menyesalkan SDA sebagai Menag bisa tersandung kasus dugaan korupsi. Namun demikian, sebagai kawan, JK akan memberi dukungan moral kepada Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

"Kita akan coba membantu secara moril sebagai kawan," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebutkan telah menetapkan Menteri Agama, Suryadharma Ali (SDA) sebagai tersangka. SDA dijerat karena diduga melakukan dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa haji di Kementerian Agama tahun anggaran 2012-2013.

Kabar tersebut, diungkapkan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (22/5/2014).

"Sudah naik penyidikan dengan SDA dkk (dan kawan-kawan) sebagai tersangka," kata Busyro Muqoddas.

Isitalah "dan kawan-kawan", kerap dipakai oleh KPK dalam sebuah surat perintah penyidikan. Merujuk hal itu, adalah SDA diduga tidak melakukan korupsi tersebut dengan sendiri, alias bersama-sama. (Wahyu Aji)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×