kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Jerman lihat banyak peluang kerjasama dengan RI


Selasa, 10 Juli 2012 / 16:37 WIB
Jerman lihat banyak peluang kerjasama dengan RI
ILUSTRASI. Pemandangan saat awan mendung menyelimuti wilayah Jakarta, Selasa (22/9/2020). Cuaca hari ini di Jabodetabek cerah berawan hingga hujan sedang, menurut ramalan BMKG. WARTAKOTA/Henry Lopulalan.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah Jerman melihat kemajuan perekonomian Indonesia. Tidak heran, jika Jerman melihat banyak peluang peningkatan kerjasama ekonomi kedua negara.

"Kami melihat ada banyak peluang kerja sama ekonomi diantara kita yang bisa ditingkatkan dan saya yakin ke depan bisa semakin berkembang," kata Kanselir Jerman Angela Merkel sebelum pertemuan bilateral dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Selasa (10/7).

Merkel menginginkan kemitraan Jerman - Indonesia terus maju seperti halnya hubungan Jerman - China. "Kami menawarkan pengalaman dalam bidang infrastruktur tapi juga hal-hal lainnya. Saya harap ini bisa berkesinambungan," jelasnya.

Sementara itu, SBY menyampaikan ucapan selamat datang kepada Merkel. Pasalnya kedatangan Merkel merupakan kunjungan penting dan tonggak sejarah baru bagi peningkatan kerja sama kedua negara. "Ini juga tepat 60 tahun hubungan diplomatik Jerman-Indonesia," katanya.

Sejauh ini, volume perdagangan Indonesia ke Jerman mencapai US$6,69 miliar. Naik sekitar 9 % dibandingkan pada tahun sebelumnya. Kemungkinan dapat ditingkatkan untuk tahun ke depan mengingat, kunjungan Merkel ini ditandai dengan komprehensif partnership dengan agenda dan prioritas yang jelas yang akan memberikan manfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×