kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.058   58,00   0,32%
  • IDX 5.730   -210,77   -3,55%
  • KOMPAS100 758   -27,46   -3,50%
  • LQ45 573   -16,40   -2,78%
  • ISSI 199   -7,27   -3,53%
  • IDX30 325   -8,75   -2,62%
  • IDXHIDIV20 404   -8,46   -2,05%
  • IDX80 86   -2,88   -3,24%
  • IDXV30 110   -3,37   -2,97%
  • IDXQ30 105   -2,52   -2,33%

Jepang tertarik garap proyek pemindahan ibu kota baru


Rabu, 20 November 2019 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Gagasan rencana desain Ibu Kota Negara ibukota baru RI di Kalimantan Timur Kaltim


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jepang menyatakan ketertarikan untuk masuk dalam proyek pemindahan ibu kota negara (IKN). Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono usai bertemu dengan Japan Indonesia Association (JAPINDO).

"Mereka ingin membantu terlibat dalam pemindahan IKN karena mereka punya pengalaman," ujar Basuki di kompleks istana kepresidenan, Rabu (20/11).

Baca Juga: Begini cara pemerintah pindahkan ASN dari Jakarta ke Ibukota baru

Keinginan tersebut pun disambut baik oleh Presiden Joko Widodo. Jepang dinilai memiliki pengalaman termasuk untuk urusan pengembangan kawasan kota baru.

Namun, Basuki belum menegaskan pada sektor pihak Jepang akan masuk. Sektor dan skema masuknya Jepang akan dibahas lebih lanjut secara detil.

Sebelumnya Indonesia memiliki program pemindahan IKN. Dari total kebutuhan biaya sebesar Rp 466 triliun, Jokowi menargetkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya sekitar 19%.

Baca Juga: Proyek Ciputra Residence bakal terdongkrak ibu kota baru

Selain dari proyek tersebut, terdapat sejumlah proyek yang telah dikerjakan dengan pihak Jepang. Antara lain adalah proyek akses tol dari Cipali menuju pelabuhan Patimban.

Baca Juga: On-Trucks siap berperan membangun ibu kota baru

"Akses tol Cipali ke Patimban yang sekarang diproses ini mau dikonkritkan untuk bisa dikerjakan," terang Basuki.

Pihak Jepang dan Indonesia juga bekerja sama dalam pengendalian banjir. Pengendalian banjir akan dilakukan menyeluruh tidak terbatas daerah tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×