kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.996   52,00   0,29%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Jepang tertarik garap proyek pemindahan ibu kota baru


Rabu, 20 November 2019 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. Gagasan rencana desain Ibu Kota Negara ibukota baru RI di Kalimantan Timur Kaltim


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jepang menyatakan ketertarikan untuk masuk dalam proyek pemindahan ibu kota negara (IKN). Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono usai bertemu dengan Japan Indonesia Association (JAPINDO).

"Mereka ingin membantu terlibat dalam pemindahan IKN karena mereka punya pengalaman," ujar Basuki di kompleks istana kepresidenan, Rabu (20/11).

Baca Juga: Begini cara pemerintah pindahkan ASN dari Jakarta ke Ibukota baru

Keinginan tersebut pun disambut baik oleh Presiden Joko Widodo. Jepang dinilai memiliki pengalaman termasuk untuk urusan pengembangan kawasan kota baru.

Namun, Basuki belum menegaskan pada sektor pihak Jepang akan masuk. Sektor dan skema masuknya Jepang akan dibahas lebih lanjut secara detil.

Sebelumnya Indonesia memiliki program pemindahan IKN. Dari total kebutuhan biaya sebesar Rp 466 triliun, Jokowi menargetkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya sekitar 19%.

Baca Juga: Proyek Ciputra Residence bakal terdongkrak ibu kota baru




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×