kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jakarta mencari dana proyek


Senin, 05 November 2012 / 06:16 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (16/8/2021). Perdagangan IHSG pada sesi pertama ditutup melemah 62,86 poin atau 1,02 persen ke posisi 6.076,64. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dadan M. Ramdan

Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sepakat untuk menyinkronkan rencana kerja kedua institusi itu di wilayah Jakarta. Sedikitnya ada tujuh proyek prioritas akan digarap Pemprov DKI dan Kementerian PU dengan nilai investasi ditaksir ratusan triliun rupiah.

Berhubung dana yang dibutuhkan sangat besar, Pemprov DKI Jakarta akan menjajaki sejumlah skema pembiayaan untuk proyek pengolahan limbah, air minum, dam penahan banjir, hingga proyek penanggulangan kemacetan tersebut.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemprov DKI Jakarta, Sarwo Handayani mengatakan, tujuh proyek yang dibahas bersama Kementerian PU itu sejatinya bukan barang baru tapi rencana lama yang telah disusun pemerintahan sebelumnya. "Beberapa proyek sudah mulai berjalan dan sebagian lainnya masih dalam tahap pengkajian," ujarnya, akhir pekan lalu.

Menurut Handayani,  berbagai skema pembiayaan akan dicoba untuk merealisasikan proyek tersebut.  Selain memanfaatkan anggaran belanja dan pendapatan daerah (APBD) DKI jakarta, juga patungan dana antara pusat dan daerah, serta kerjasama pemerintah swasta (KPS). "Kami juga mendorong BUMD DKI berperan aktif dalam tiap proyek ini," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×