kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jakarta Fair ditutup tanpa Jokowi dan Basuki


Senin, 08 Juli 2013 / 07:09 WIB
Drakor romantis Our Beloved Summer menjadi salah satu drakor rating tertinggi di sepanjang bulan Januari tahun 2022.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Penyelenggaraan Jakarta Fair resmi ditutup, Minggu (7/7) malam. Secara simbolis, acara ditutup oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah DKI Jakarta Wiryatmoko.

Penutupan acara itu tanpa dihadiri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maupun Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Jika sesuai jadwal, maka seharusnya Basuki menutup acara tersebut.

Dalam kata sambutannya, Wiryatmoko menyampaikan permintaan maaf terkait tidak hadirnya Jokowi ataupun Basuki.

Menurutnya, baik Jokowi maupun Basuki tidak hadir karena adanya acara yang mendesak dan tidak bisa ditinggal.

"Saya menyampaikan permintaan maaf karena ketidakhadiran Bapak Gubernur Joko Widodo karena ada acara yang tidak bisa ditinggal. Untuk itu, beliau meminta saya untuk mewakili," kata Wiryatmoko dalam kata sambutannya.

Acara ditutup sekitar pukul 20.55 WIB dengan pementasan kembang api selama sekitar 5 menit. Jakarta Fair dimulai pada 6 Juni 2013, dan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada 10 Juni 2013. (Alsadad Rudi/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×