kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.981   22,00   0,12%
  • IDX 5.967   64,45   1,09%
  • KOMPAS100 789   6,77   0,87%
  • LQ45 597   7,39   1,25%
  • ISSI 204   1,90   0,94%
  • IDX30 340   4,55   1,36%
  • IDXHIDIV20 420   6,71   1,62%
  • IDX80 89   0,96   1,09%
  • IDXV30 113   1,72   1,55%
  • IDXQ30 109   1,81   1,68%

Jakarta Barat Butuh SMA dan SMK


Senin, 02 Maret 2009 / 10:37 WIB


Reporter: Dian Pitaloka Saraswati |

JAKARTA. Tingkat kelulusan siswa SMP di DKI Jakarta yang mencapai 98,8% menuai masalah baru di wilayah Jakarta Barat. Jumlah siswa yang lulus SMP di Jakarta Barat tahun lalu sebanyak 25.069 siswa. "Jumlah lulusan SMP ini tak sebanding dengan daya tampung sekolah lanjutan atas," kata Abdul Hamid, Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Tinggi, Jakarta Barat. Maklum, daya tampung SMA dan SMK Negeri di Jakarta Barat hanya 7.000 murid.

Saat ini, jumlah sekolah SMA Negeri di Jakarta Barat sebanyak 17 SMA dan 9 SMK. Adapun sekolah swasta terdiri dari 98 SMA dan 103 SMK. "Jika semua siswa lulusan masuk ke sekolah swasta, daya tampung memang sudah lebih dari cukup. Masalahnya, tidak semua siswa ingin masuk di sekolah swasta. Kebanyakan siswa berminat masuk ke negeri," jelas Abdul.

Hamid berharap Pemprov DKI Jakarta segera membangun sekolah lanjutan atas baru, baik SMA maupun SMK, di wilayah Jakarta Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×