kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Jadi calon wamen, Suahasil Nazara datang ke Istana pagi ini


Jumat, 25 Oktober 2019 / 09:49 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara tiba di Istana Kepresidenan menuhi panggilan sebagai calon wakil menteri, Jumat (25/10). 


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara menjadi calon wakil menteri.

Suahasil masuk ke Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 9:08 WIB, Jumat (25/10). 

Sama seperti calon wakil menteri yang tiba lebih dulu, Suahasil mengenakan kemeja putih.

Baca Juga: Dirut Mandiri Kartika Wirjoatmodjo datang ke Istana, akan dampingi Erick Thohir?

Asal tahu saja, sebelumnya Jokowi menyatakan permasalahan mengenai Wamen telah selesai. Latar belakang Wamen akan beragam baik dari partai politik mau pun kalangan profesional.

"Jadi diharapkan sore hari ini juga final semuanya dan segera dilantik, secepatnya," ujar Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (24/10).

Jokowi menekankan Wamen nantinya harus bekerja dengan optimal. Wamen harus memiliki kompetensi untuk dapat membantu pekerjaan menteri ke depan.

Total calon wakil menteri yang dipanggil Jokowi berjumlah 12 orang. Menteri Sekretaris Negara Pratikno bilang jumlah Wamen akan lebih sedikit dari Kabinet Indonesia Bersatu pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baca Juga: Dirut Inalum Budi Gunadi masuk istana, jadi wakil menteri?

"Kita sedikit, zaman Pak SBY dulu kan sampai 18," terang Pratikno.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×