kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.911   -77,00   -0,43%
  • IDX 6.152   30,60   0,50%
  • KOMPAS100 798   4,73   0,60%
  • LQ45 611   2,92   0,48%
  • ISSI 214   1,80   0,85%
  • IDX30 338   1,08   0,32%
  • IDXHIDIV20 431   3,99   0,93%
  • IDX80 91   0,52   0,58%
  • IDXV30 116   1,27   1,10%
  • IDXQ30 110   0,74   0,68%

Ini strategi Jokowi dorong pertumbuhan ekonomi di tengah ancaman perlambatan global


Rabu, 12 Februari 2020 / 06:20 WIB


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Presiden Joko Widodo meminta para menteri agar mempercepat belanja kementerian dan lembaga untuk mengantisipasi pelemahan ekonomi global. Dengan percepatan belanja, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pasalnya saat ini ekonomi dunia dinilai masih mengalami ketidakpastian dan dapat menekan perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Jokowi minta update informasi virus corona untuk tunjukkan keseriusan Indonesia

"Dalam situasi sekarang, percepatan kita membelanjakan anggaran yang ada di setiap kementerian seawal mungkin jadi sebuah pengungkit bagi meredupnya ekonomi global," ujar Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Selasa (11/2). 

Jokowi melanjutkan, saat ini, kondisi ekonomi global sedang tidak bersahabat. Selain itu, penyebaran virus corona dikhawatirkan akan berpengaruh pada ekonomi global.

Baca Juga: Menko Polhukam gelar rapat terbatas terkait wacana pemulangan WNI mantan ISIS

Oleh karena itu, belanja kementerian dan lembaga diharapkan dapat mendongkrak konsumsi dalam negeri. Terlebih lagi program yang berkenaan langsung dengan masyarakat.

"Kementerian sosial telah membelanjakan PKH itu akan sangat membantu. Dana desa itu bisa langsung segera direalisasikan sehingga desa-desa daya beli konsumsinya juga akan tidak terganggu," jelas Jokowi. 

Baca Juga: Berakhir tahun depan, pemerintah evaluasi dana Otsus Papua

Belanjan yang berkaitan dengan belanja modal langsung diharapkan segera direalisasikan. Jokowi meminta hal tersebut dilakukan sebelum akhir Februari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×