kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Ini penyebab infrastruktur RI tertinggal jauh


Selasa, 25 Juli 2017 / 14:47 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui infrastruktur Indonesia jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara lain. Penyebab utamanya, yaitu krisis keuangan yang terjadi pada tahun 1997-1998 silam.

"Infrastruktur kebutuhan Indonesia tertinggal bukan sengaja. Karena presiden dulu kesulitan juga menghadapi krisis 1997-1998, tingkat utang besar," kata Sri Mulyani saat sambutan dalam acara Indonesia Infrastructure Finance Forum (IIFF) di Hotel Fairmont, Selasa (25/7).

Sri Mulyani mengatakan, setelah mengalami masa krisis tersebut pemerintah dalam beberapa tahun terakhir berusaha untuk menstabilkan ekonomi Tanah Air. Caranya, dengan mengurangi utang dan memastikan lembaga keuangan negara kembali sehat dan kuat.

Oleh karena itu, kondisi ekonomi Indonesia saat ini lebih stabil dan memiliki kesempatan untuk memulihkan diri lagi. Hal ini yang menyebabkan pembangunan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting.

Ia mengatakan, mengejar ketertinggalan infrastruktur bukan sesuatu yang mudah. Jika dipaksakan, maka akan berhadapan dengan isu keberlanjutan dan stabilitas keuangan negara.

"Memulihkan diri selama 18 tahun terakhir pembangunan penting, mengejar ketertinggalan 18 tahun tidaklah mudah. Sektor swasta untuk menyatukan peluang itu bisa mengatasi dan memitigasi risiko, dan bisa dinikmati hasil infrastruktur dalam waktu cepat," tambah dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×