kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ini komponen penyebab inflasi Juni 2015


Rabu, 01 Juli 2015 / 14:11 WIB
Ini komponen penyebab inflasi Juni 2015


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Inflasi Juni 2015 tercatat 0,54%. Inflasi ini lebih tinggi dari inflasi Juni tahun lalu yang sebesar 0,43%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan komponen inflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan yaitu sebesar 1,6% dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang tercatat inflasi 0,55%. Hal ini dikarenakan permintaan yang tinggi memasuki bulan puasa dan Lebaran.

Berikut ini adalah rincian komponen penyebab inflasi. Pertama, daging ayam ras. Daging ayam ras terjadi kenaikan harga sebesar 4,72% dengan andil inflasi 0,06%. "Meningkatnya permintaan karena menjelang puasa dan Lebaran," ujar Suryamin, Rabu (1/7).

Sebanyak 64 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan harga di mana Palangkaraya dan Sampit mengalami kenaikan tertinggi hingga 29%. Kedua, cabe merah. Harga cabe merah rata-rata naik 10,59%. Berkurangnya pasokan di sentra produksi menyebabkan terjadinya kenaikan di 67 kota IHK.

Ketiga, telur ayam ras. Kenaikan yang terjadi mencapai 6,74% dengan andil inflasi 0,05%. Meningkatnya permintaan menjelang bulan puasa yang tidak diimbangi dengan pasokan menyebabkan harga telur ayam ras naik. Kenaikan tertinggi terjadi di Sorong yang mencapai 30%.

Keempat, bensin. Harga pertamax yang naik menyebabkan adanya kenaikan harga 0,68%, di mana andil inflasinya sebesar 0,03%. Kelima, beras. Harga beras naik hingga 0,62% dengan andil inflasi 0,02%.

Keenam, ikan segar. Harga ikan segar naik 0,77% dengan andil inflasi 0,02%. Sama halnya dengan daging ayam ras dan telur ayam ras, kenaikan harga ini terjadi karena permintaan yang meningkat menjelang bulan ramadhan.

Ketujuh, buah apel. Harga apel naik 5,86%. Kenaikan terjadi di 53 kota IHK di mana Tasikmalaya mencatat kenaikan tertinggi yaitu mencapai 20%.

Kedelapan, gula pasir. Kenaikan harga yang terjadi di tingkat distributor menyebabkan harga gula pasir naik secara rata-rata 3,45%.

Kesembilan, tarif listrik. Tarif listrik yang naik karena adanya penyesuaian tarif menyebabkan kenaikan terjadi di 80 kota IHK. "Tarif listrik naik 0,57%," terang Suryamin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×