kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Ini kekurangan anggaran infrastruktur era Jokowi


Minggu, 21 September 2014 / 22:00 WIB
ILUSTRASI. ANTARA FOTO


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Keinginan Presiden terpilih untuk menggenjot pembangunan infrastruktur terganjal. Pasalnya di tahun pertama pemerintahannya, anggaran pembangunan infrastruktur yang dialokasikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 hanya mencapai sekitar Rp 145 triliun saja.

Dedy Priatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas mengatakan bahwa besaran dana tersebut kemungkinan besar hanya akan cukup untuk membiayai proyek infrastruktur yang saat ini sudah berjalan saja.

Sementara itu, untuk proyek infrastruktur prioritas Jokowi, dalam rangka mengejar pemenuhan target Rencana pembangunan Jangka Panjang, seperti pemenuhan rasio elektrifikasi, air minum dan sanitasi dan perumahan layak, belum masuk dalam anggaran tersebut.

"Rp 91,5 triliun itu untuk memasukkan itu," katanya pekan kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×