kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Ini kekurangan anggaran infrastruktur era Jokowi


Minggu, 21 September 2014 / 22:00 WIB
ILUSTRASI. ANTARA FOTO


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Keinginan Presiden terpilih untuk menggenjot pembangunan infrastruktur terganjal. Pasalnya di tahun pertama pemerintahannya, anggaran pembangunan infrastruktur yang dialokasikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 hanya mencapai sekitar Rp 145 triliun saja.

Dedy Priatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas mengatakan bahwa besaran dana tersebut kemungkinan besar hanya akan cukup untuk membiayai proyek infrastruktur yang saat ini sudah berjalan saja.

Sementara itu, untuk proyek infrastruktur prioritas Jokowi, dalam rangka mengejar pemenuhan target Rencana pembangunan Jangka Panjang, seperti pemenuhan rasio elektrifikasi, air minum dan sanitasi dan perumahan layak, belum masuk dalam anggaran tersebut.

"Rp 91,5 triliun itu untuk memasukkan itu," katanya pekan kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×