kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.923.000   8.000   0,42%
  • USD/IDR 16.335   -60,00   -0,37%
  • IDX 7.167   24,52   0,34%
  • KOMPAS100 1.045   4,88   0,47%
  • LQ45 815   2,85   0,35%
  • ISSI 224   0,76   0,34%
  • IDX30 426   1,90   0,45%
  • IDXHIDIV20 505   1,29   0,26%
  • IDX80 118   0,58   0,49%
  • IDXV30 120   0,61   0,51%
  • IDXQ30 139   0,24   0,17%

Ini cara BI memberdayakan perempuan dalam ekonomi dan keuangan syariah


Rabu, 21 April 2021 / 17:15 WIB
Ini cara BI memberdayakan perempuan dalam ekonomi dan keuangan syariah
ILUSTRASI. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) telah berjuang penuh untuk memberdayakan perempuan, termasuk dalam kegiatan ekonomi dan keuangan syariah.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan, pemberdayaan ekonomi syariah yang dilakukan BI bersama dengan stakeholder tersebut dengan menimbang, banyaknya perempuan yang bergerak sebagai pelaku ekonomi.

“Data kami menunjukkan sebagian besar pelaku UMKM adalah perempuan, yaitu sebesar 64,5%. Dengan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, kami ingin berdayakan perempuan yang nanti memberi dampak positif,” ujar Destry, Rabu (21/4).

Baca Juga: Masa jabatan Airin Rachmi berakhir di Tangsel, Wamendag beri apresiasi

Destry menuturkan, salah satu hal yang dilakukan BI serta stakeholders dalam memberdayakan perempuan di ekonomi syariah adalah dengan mengembangkan sektor usaha.

Pertama, sektor usaha fesyen. Sektor ini dikembangkan dengan konsep sustainable fashion, seperti produk kerajinan tangan (handcrafted), tas dari bahan alami, juga tenun yang bahkan sudah mendunia.

Kedua, koperasi dengan motor penggerak perempuan. Produk olahan yang dibanggakan adalah olahan kelapa dan ini bahkan sudah standard kualitas ekspor.

Destry menambahkan, upaya yang dilakukan BI ini tentu akan membuat perempuan independen secara finansial. Dan multiplier effectnya, tentu bisa menambah kekuatan dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi domestik.

Selanjutnya: Sri Mulyani beberkan kontribusi besar perempuan dalam perekonomian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×